Ciseeng, Grahaberita.com. Kuat dugaan ada kejanggalan mengenai surat keberatan warga Kampung Pulo RT 05, RW 03 Desa Ciseeng Kecamatan Ciseeng Kabupaten Bogor, terkait tempat usaha ayam fillet.

Pasalnya ada seorang warga lingkungan sekitar yang tanda tangan tanpa tahu isi surat, saya di datangin Ketua RT 03 suruh tanda tangan pas lagi layanin yang beli mangga di lapak saya, begitu pulang kakak perempuan ngomong bego loe kenapa mao tanda tangan minta di tutup usaha fillet ayam, saya bilang ga tau. Langsung saya temuin Ketua RT tanyain tanda tangan buat apa , jawabnya mau nutup fillet ayam, tau gitu saya kaga mau tanda tangan, pak ,jelas Mugi dengan rasa penyesalan.

Saya sebenarnya tidak setuju kalau usaha fillet di tutup, banyak warga tetangga yang kerja nyari nafkah tempat fillet, jelasnya kepada wartawan. 

Hal senada di katakan Muhi tokoh pemuda Kampung Cibogo, banyak warga sekitar yang tidak setuju usaha fillet ayam di wilayah RT 05 RW 03 di tutup di karenakan banyak ibu-ibu yang pada kerja ,setau saya yang tanda tangan keberatan bukan warga sekitar sini , ungkap Muhi, kepada wartawan, Kamis ( 4/12/2025). 

Terkait Surat Keputusan dari Pemerintah Desa Ciseeng tanggal 21 November 2025, yang di tanda tangan Kepala Desa Rahmat Bukhari Muslim dan Ketua BPD Ciseeng Mad Idis untuk menutup kegiatan usaha limbah ayam dan Budi daya ikan ,dengan tembusan kepada Camat Ciseeng, Kapolsek Parung.

Terindikasi banyak kejanggalan dengan di maksud sangsi hukum adat dan pencemaran lingkungan belum dapat di buktikan oleh dinas terkait, usaha warga sekitar mayoritas budidaya ikan lele yang air nya menyebabkan bau. Saat akan di konfirmasi Kepala Desa Ciseeng dan Camat Ciseeng, Kamis (4/12/2025), tidak ada di kantor.(tim)