Cibinong, Grahaberita. Hanya di karenakan mengupload curhatan hati dan uneg-uneg para Wali murid ke Tiktok dan meminta kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi agar merespon , terkait uang biaya perpisahan anak-anaknya Kelas IX , sebesar Rp.3.250.000,-, per siswa.
Dalam Tiktok tersebut beberapa Wali murid menjelaskan kegiatan perpisahan tersebut batal di laksanakan di hotel atau sekolah, wali murid meminta agar pihak sekolah mengembalikan uang tersebut.Bahkan ada yang berhutang untuk dapat membayar uang perpisahan.
Mereka sudah rapat dengan pihak yayasan tapi tidak ada solusi terkait pengembalian uang perpisahan dan tidak ada transparansi atau rincian terkait uang perpisahan, curhatan para wali murid di TikTok Irma Safitri.
Pembuat Tiktok Irma Safitri yang merupakan wali murid Kelas IX SMP Citayam Plus, pernah oleh pihak sekolah di minta untuk menghapus Tiktok tersebut tapi saya tidak mau , ujar Irma.
Terkait viralnya TikTok mengenai biaya perpisahan yang sebenarnya di ungkapkan para wali murid.
Irma Safitri sangat kaget dan heran adanya surat peringatan pertama ( Somasi) tertanggal surat 9 Juni 2025 yang di berikan kepada ke saya oleh Kantor Hukum " PNB Law Firm "bertindak sebagai kuasa hukum dari Heriyanto Pengawas Yayasan Gery Thama, Novisyal Rahmi, S.Sos ( Kepala SMP Citayam Plus).
Saya di suruh datang ke sekolah hari Rabu 11 Juni 2025, terkait uang perpisahan yang hanya di kembalikan 300 ribu rupiah, telah mencemarkan nama baik SMP Citayam Plus, menimbulkan keresahan dan menurunkan kepercayaan publik terhadap SMP Citayam Plus ,isi surat Somasi nya ,ungkap Irma kepada Fuji Handriana, S.H. , selaku penerima kuasa.
Fuji Handriana dari Kantor Hukum FH dan Rekan yang berkantor di Cibinong Kabupaten Bogor. Saya siap memberikan pendampingan hukum kepada Bu Irma dan wali murid lainnya dalam hal ini jelas sekali mereka hanya menyampaikan curhatan terkait biaya perpisahan sebesar Rp.3.250.000,- tanpa ada perinciannya.
Bahkan hanya di kembalikan 300 ribu rupiah. Ibu-ibu hanya meminta haknya dan penjelasan dari pihak sekolah yang seolah-olah menutupi dana tersebut, apalagi ada ucapan itu rahasia sekolah.