Kabupaten Bogor, Grahaberita.com. Program Bantuan Keuangan yang dulu lebih di kenal Samisade ( Satu desa satu milyar) yang bersumber dari APBD Pemerintah Kabupaten Bogor di gulirkan sejak Tahun 2021 masa era kepemimpinan Bupati Bogor Ade Yasin.

Program tersebut berlanjut sampai sekarang dengan istilah Bantuan Keuangan dengan nominal yang sama 1 Milyar rupiah setiap Desa, bahkan untuk Tahun 2026 bantuan tersebut meningkat nilai nya menjadi 1,5 Milyar rupiah di era kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto.

Sangat disayangkan bantuan keuangan yang diterima Desa Tonjong, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor untuk tahun 2025 tidak terlaksana sepenuhnya.

Anggaran yang diterima Desa Tonjong sebesar 1 Milyar rupiah untuk peningkatan jalan menggunakan rabat beton, tidak terselesaikan hingga sekarang bulan Maret 2026.

Saat di konfirmasi awak media, Jumido yang pada tahun 2025 Penjabat Desa Tonjong mengatakan, saya sudah transfer untuk tahap 2 kepada pihak ke 3 (pemborong) pada bulan Desember 2025, sampai saat ini belum juga di lanjutkan betonisasi jalan yang berlokasi di RW 06 Desa Tonjong.

Untuk LPJ ( Laporan pertanggung jawaban) belum di buat, jika mau konfirmasi silahkan ke Sekretaris Desa,saya bekerja tidak sendirian bang, apalagi posisi saya sekarang kembali bertugas di Kecamatan Tajurhalang dan bukan kewenangan saya lagi, ungkap Jumido kepada awak media.

Ditempat terpisah Sekretaris Desa Tonjong, mengiyakan betonisasi jalan di Kampung Jati RW 06 belum selesai,tahap 1 masih sedikit lagi sedangkan tahap 2 belum di kerjakan oleh pemborong. 

Menurutnya total volume betonisasi jalan di Kampung Jati RW 06, panjang 1050 meter, lebar 4 meter ketinggian 15 cm , biaya 1 Milyar rupiah, ungkap Sekdes.

Tim menanyakan apakah sebelumnya ada musyawarah dengan BPD dan Sekdes terkait pelaksanaan betonisasi jalan di laksanakan oleh pemborong ( pihak ke 3), Sekdes menjawab tidak ada musyawarah, pemborong tersebut merupakan rekanan Pak Jumido.