Ciseeng, Graha berita.com. Tahu merupakan bahan makan siap saji dan sudah menjadi menu sehari-hari bagi masyarakat pada umumnya.
Dalam Olahannya harus menjaga kebersihan mulai dari tempat produksi, bahan baku yang digunakan serta air harus bebas dari kuman, sehingga menghasilkan produk pangan olahan yang sehat dan tidak terkontaminasi baik kuman atau bahan kimia berbahaya bagi tubuh manusia.
Salah satu pelaku UMKM yang memproduksi tahu sutra dan goreng berlokasi di Desa Cibeuteng Muara, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, merupakan binaan dari Tenaga Sanitasi Lingkungan Puskesmas Ciseeng.

Dalam kunjungan IKL ( Inspeksi kesehatan lingkungan), Dewi Suryatin, AMKL ( Tenaga Sanitasi Lingkungan) di dampingi Kepala UPTD Puskesmas Ciseeng dr. Arie Wahyudi meninjau langsung Pabrik Tahu Sutra 77, Selasa (10/3/2026) , dalam kegiatan IKL .
Menurut dr.Arie Wahyudi pemilik Tahu Sutra 77 sangat kooperatif sejak bulan November tahun 2025 ,semua yang kami sarankan dalam hal produksi tahu yang sehat sudah di perbaiki dan di lengkapi, untuk kekurangan nya terkait pembuangan limbah air segera di kordinasikan dengan dinas terkait, jelas dr. Arie kepada Grahaberita.com.
Hal senada di ungkapkan Tenaga Sanitasi Lingkungan Puskesmas Ciseeng, Dewi Suryatin, AMKL, sejak pertama di lakukan IKL pada bulan November 2025 , Pemilik Tahu Sutra 77 sangat menyambut baik dan selalu bersinergi, selalu minta arahan kepada kami.
Hari ini saya beserta Kepala Puskesmas Ciseeng bersama-sama melaksanakan IKL , Alhamdulillah sudah banyak perubahan dan perbaikan, kami mencek langsung Bahan Tambahan Pangan Food Grade dan sudah memiliki ijin edar dari BPOM, termasuk sumber air yang di gunakan untuk produksi sudah melalui proses filterisasi.
Dewi juga mengatakan untuk pabrik tahu di wilayah Kecamatan Ciseeng, Pabrik Tahu Sutra 77 kategorinya cukup memenuhi syarat, dari segi bangunan dan tempat produksinya sudah layak jauh dari istilah kumuh dan kotor, tandasnya. (@N)